Hibiki Cendekia merayakan Seijin No Hi dengan memberikan cokelat, bunga mawar, dan tantangan undian kepada para siswa yang memasuki usia 20 tahun sebagai simbol kedewasaan dan semangat meraih masa depan.
Pada 12 Januari, Hibiki Cendekia menggelar perayaan Seijin No Hi atau Hari Kedewasaan, sebuah peringatan penting dalam budaya Jepang yang ditujukan bagi mereka yang memasuki usia 20 tahun. Momen ini dirayakan secara khusus di lingkungan sekolah sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi para siswa yang telah mencapai fase baru dalam kehidupan mereka.
Para siswa yang genap berusia 20 tahun mendapatkan hadiah spesial berupa cokelat dan setangkai bunga mawar. Pemberian ini menjadi simbol ucapan selamat sekaligus harapan agar para siswa dapat melangkah dengan lebih dewasa, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam mengejar cita-cita mereka.
Tidak hanya itu, suasana perayaan semakin meriah dengan adanya tantangan undian secara acak yang harus dipilih oleh siswa yang merayakan Seijin No Hi. Tantangan ini menambah keseruan acara sekaligus menciptakan momen kebersamaan yang hangat di antara siswa dan staf.
Perayaan Seijin No Hi di Hibiki Cendekia tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga sarana untuk mengenalkan nilai budaya Jepang secara langsung kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat memahami makna kedewasaan, baik secara usia maupun sikap, sebagai bekal dalam perjalanan pendidikan dan karier mereka ke depan.
Kegiatan ini ditutup dengan suasana penuh kebahagiaan dan semangat. Hibiki Cendekia berharap, momen Seijin No Hi ini dapat menjadi pengingat bagi para siswa yang memasuki usia 20 tahun untuk terus berjuang menggapai mimpi dan menyambut masa depan dengan optimisme.